.

Pilek Pada Bayi

Pilek sendiri adalah suatu penyakit yang tidak berbahaya, namun demikian kita juga harus menaruh perhatian terutama pilek pada bayi, agar sang buah hati tidak mendapat penyakit lain misalnya bronkitis, radang paru-paru dan sebagainya.

Pilek sangat melemahkan tubuh penderita. Penyakit ini disebabkan oleh virus dan biasanya anak mendapatkannya dari orang sekitarnya yang kebetulan pilek. Kadangkala orang sekitarnya itu tidak terlihat pilek, tapi sebenarnya sudah ada bibit penyakit di dalam tubuh orang itu.

Ibu-ibu atau pembantu rumah tangga yang terkena pilek bila hendak berdekatan dengan anak haruslah menutup hidung dan mulutnya dengan kain kasa atau sapu tangan. Bila akan batuk, palingkanlah muka dari anak agar kuman-kuman tidak langsung mengenai anak.

pilek pada bayi

Anak yang terkena pilek dari hidungnya keluar ingus, batuk-batuk dan badannya panas. Kadangkala ingus demikian banyaknya sehingga menutup jalan pernapasan anak. Tenggorokan anak bila diperiksa terlihat merah-merah, menandakan adanya radang. Karena radang tenggorokan anak sakit, anak tidak suka makan. Terlebih lagi bila anak harus menetek. Hidung anak yang sudah tertutup oleh ingus, biasanya ia bernapas melalui mulut dan bila harut menetek mulutnya tertutup sehingga anak tidak dapat berbapas sama sekali.

Anak dalam keadaan demikian sangat perasa dan mudah marah. Untuk membersihkan ingus anak, ambillah kapas yang telah dipelintirkan lalu bersihkanlah perlahan-lahan di dalam lubang hidung anak itu. Hati-hati agar jangan menusukkan kapas terlalu dalam supaya anak tidak terbersin.

Pakaian anak harus agak tebal supaya tetap hangat dan jauhkanlah anak ibu dari angin.

Mandikanlah dengan air hangat lalu keringkanlah betul-betul. Dada anak dapat digosok dengan minyak kayu putih yang dicampur dengan sedikit minyak kelapa bersih. Janganlah anak yang masih kecil itu dikerik sebab kulit anak masih halus supaya tidak melukai kulitnya. Bila ada dokter, mintalah pertolongan untuk mengobati pilek pada bayi ibu.


Terima kasih untuk Like/comment FB :